Pertemuan tingkat tinggi Turki, Iran dan Rusia

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Iran Hassan Rouhani bertemu pada Jumat (07/09) kemarin. Pertemuan itu terjadi sesaat sebelum pertemuan puncak di Teheran, Iran.

Pertemuan bilateral tersebut digelar sebelu pertemuan segitiga antara Turki, Iran dan Rusia, guna membahas upaya damai di Suriah.

Erdogan dan Rouhani mengadakan pertemuan tertutup selama sekitar 45 menit di Istana Sadabad, seperti dilansir dari kantor berita Anadolu.

Erdogan didampingi oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar, Menteri Keuangan Berat Albayrak, dan Hakan Fidan, kepala dari National Intelligence Organization (MIT).

Menurut Erdogan, pertemuan itu sangat penting dan bermakna. “Kita akan mengadakan pertemuan penting di Teheran, lanjutan dari Sochi dan Turki,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Rouhani yang mengatakan, “Pertemuan ini juga merupakan kesempatan untuk berdiskusi dan berunding masalah antara kedua negara.”

Pada pertemuan selanjutnya, Erdogan, Rohani dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan membahas upaya bersama sebagai bagian dari proses Astana dan solusi politik permanen untuk konflik Suriah.

Erdogan juga bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di sela-sela KTT tripartit. Pertemuan ini tertutup dari awak media.

Setelah pertemuan itu, kantor pers Khamenei menerbitkan sebuah pernyataan yang menegaskan kembali hubungan persahabatan antara kedua negara.

“… Karena alasan ini, kerja sama politik dan ekonomi harus ditingkatkan antara Iran dan Turki,”

Pertemuan tiga negara Turki, Rusia dan Iran pertama kali digelar pada 22 November 2017 di Sochi, Rusia. Sementara pertemuan kedua, digelar di Ankara pada April lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *