Fikrah Susupan

FIKRAH SUSUPAN

PENGANTAR

Terus terang, ana sedang belajar dan berjuang keras untuk bisa memaklumi serta menolerir kelompok2 saudara kita seperti NII, Salafi dan LDII misalnya, yg biasanya paling keras ana kritisi karena manhaj, orientasi, pemikiran, pola pikir, dan pola sikapnya, yg memang sangat berseberangan dengan manhaj dan pemikiran jamaah kita…

Ya tak lain, sebabnya adalah karena saat ini, ternyata tak sedikit dari manhaj/ittijah, pemikiran, pola pikir dan pola sikap mereka itu, juga sedang berlaku dan atau diberlakukan di tengah2 jamaah yg sangat ana cintai dan wala’i ini…!!!

Bagaimana semua pembalikan itu bisa terjadi? Wallahu a’lam!

Dan siapakah yang bertanggung jawab atas semua penjungkir balikan itu? Wallahu a’lam!

والله المستعان وعليه التكلان ولا حول ولا قوة إلا بالله الملك الديان…😭😭😭

MATERI

قائمة باتجاهات وأفكار ومواقف دخيلة يعمل بها وتُتّبَع وتُنتهَج عن كثب هذه الأيام داخل صفوف جماعتي الحبيبة (للتمثيل فقط):
DAFTAR SEJUMLAH ITTIJAH (ORIENTASI/PERSEPSI), FIKRAH DAN POLA SIKAP “SUSUPAN”, YANG SEDANG DITERAPKAN, DIIKUTI DAN DIANUT SECARA INTENS SEKALI HARI2 INI DI DALAM SHAF JAMAAH-KU TERCINTA (SEKADAR CONTOH):

1- الاتجاه التصنيفي
1. Ittijah faksionalisasi
2- الاتجاه التعميمي التعسّفي
2. Ittijah generalisasi “semau gue”
3- الاتجاه التبريري
3. Ittijah justifikasi
4. الاتجاه التبسيطي
4. Ittijah simplifikasi
5- الاتجاه التطهيري
5. Ittijah “bersih-bersih” (pangkas/potong/amputasi generasi sebagai jalan “satu2nya” untuk memperbaiki jamaah)
6- الاتجاه الاستخباراتي
6. Ittijah menurut pola/gaya intelijen (penerapan pola/gaya intelijen di internal jamaah)
7- الاتجاه التآمري
7. Ittijah konspirasi (penerapan pola pikir konspiratif antar sesama kader)
8- الاتجاه التفسيري التأويلي
8. Ittijah tafsir dan takwil (semua serba ditafsirkan dan ditakwilkan, tentu menurut sudut pandang pentafsir dan pentakwil)
9- الاتجاه التقديسي
9. Ittijah sakralisasi/pemaksuman
10. الاتجاه التحتيمي
10. Ittijah pemutlakan
11- إغلاق باب الحوار الفكري المنهجي
11. Menutup pintu hiwar fikri manhaji
12- نفي قاعدة التبيّن والتثبّت
12. Menafikan kaidah tabayyun dan klarifikasi
13- نفي فقه الاختلاف بقواعده وتوابعه في فهم المنهج وتفسير الفكرة وتطبيقهما
13. Menafikan fiqhul ikhtilaf dengan kaidah2 dan turunan2nya dalam hal pemahaman manhaj, penafsiran fikrah dan penerapan keduanya
14- إقصاء عامل المنهج والمنهجية
14. Mengenyahkan faktor manhaj dan komitmen manhaji
15- تعطيل دور العقل والعقلية
15. Menonaktifkan fungsi akal dan logika (logisme)
16- نفي التخصص والمتخصصين في مجال العلم والفهم والفكر والمنهج
16. Menafikan spesialisasi dan para spesialis di bidang ilmu, pemahaman, pemikiran dan manhaj (karena semua tetiba telah menjadi ulama fikrah dan spesialis manhaj).
17- إنكار الواقع وقلب الحقائق بصورة يرثى لها
17. Mengingkari realita dan membalik fakta dengan cara yang sangat memprihatinkan sekali
18- إنكار الولاء الشخصي المشروع وإقرار البراء الشخصي الممنوع
18. Mengingkari adanya wala’ syakhshi yang ditolerir secara syar’i, dan malah mengakui/membiarkan terjadinya bara’ syakhshi yang terlarang.
19- تبنّي الافتراضات والإشاعات والتلفيقات والافتراءات على أنها حقائق مسلّم بها، بحيث تُجرى على اساسها إجراءات وتُعمل تحقيقات وتُوجّه اتّهامات وتُتّخذ قرارات وتُصدر أحكام
19. Mengakui/menerima berbagai asumsi, rumor, materi hoax dan fitnah, sebagai fakta2 tak terbantahkan. Dimana atas dasar itu semua, berbagai pemeriksaan dilakukan, investigasi dijalankan, tuduhan diarahkan, keputusan diambil dan vonis dijatuhkan.
20- استبدال قاعدة (نحن قضاة لا دعاة) بعكسها تماما (نحن دعاة لا قضاة)
20. Mengganti kaidah (Kita adalah para dai, dan bukan hakim) dengan kaidah kebalikannya sama sekali (Kita adalah para hakim, dan bukan dai).
21- خصم (أركان البيعة العشرة) أو قراءتها وفهمها وتطبيقها بطريقة معكوسة على غرار قاعدة (Qulhu sungsang)
21. Mendiskon 10 rukun baiat (sampai menjadi seolah-olah tinggal 2 rukun saja misalnya), atau membaca, memahami dan menerapkannya dengan cara terbalik (dari belakang) mengikuti kaidah “Qulhu sungsang”.
22- انتهاج قاعدة (Pokoknya)
22. Menganut kaidah (Pokoknya!).
23- وما إلى ذلك…
23. Dan lain sebagainya…

ألا هل بلّغت؟ اللهمّ فاشهد…

(AMJ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *